Berita Terkini

KIP Berharap Bisa Segera Dapatkan Nama-nama Pensiunan TNI

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe akan mendata para pensiunan TNI yang saat ini masih berdomisili di wilayah Kota Lhokseumawe. Untuk itu, KIP berharap bisa mendapatkan data tersebut agar bisa dimasukkan dalam pemutakhiran Data Permilih Berkelanjutan (DPB). Demikian disampakan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Zainal Bakri, S.Sos.,M.Kom.I saat jajaran KIP Kota Lhokseumawe berkoordinasi dengan Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, Jumat, 12 Maret 2021. Jajaran KIP Kota Lhokseumawe, didampingi kepala sekretariat, kasubbag perencananaan dan data serta admin Sidalih, diterima oleh Dandim 0103/Aceh Utara dan perwira penghubung di ruang rapat makodim. Selain itu, dalam koordinasi kali ini juga turut serta para komisioner Panwaslih Kota Lhokseumawe. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, selain membicarakan tentang pemutakhiran data pemilih, juga dibahas tentang peran serta jajaran TNI dalam pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya dan juga pada pemilu yang akan datang. “Kehadiran TNI dalam mendukung tugas-tugas kami penyelenggara dalam melaksanakan pemilu itu bener-benar kami rasakan,” ujar Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Mulyadi.

KIP Gelar Pengajian Perdana di Bulan Ramadhan

Mengawali bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M, KIP Kota Lhokseumawe gelar pengajian perdana bertempat di ruang pertemuan Kantor KIP Kota Lhokseumawe, Jumat, 16/04/2021. Tema pengajian kali ini masih tentang bagimana meningkatkan nilai-nilai ibadah puasa serta memahami hal-hal yang membatalkan pahala puasa. Pengajian dibuka oleh Kepala Sekretariat KIP Kota Lhokseumawe, T Joan Virgianshah, S.STP., MSP. Ia mengajak semua peserta pengajian untuk senantiasa mensyukuri semua nikmat Allah SWT, termasuk kesehatan dan umur panjang. “Kita harus sangat bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT, di antaranya adalah masih bisa beraktifitas ke kantor dan memperoleh ilmu agama di kantor. Seperti yang telah direncanakan bahwa selama bulan Ramadhan, pengajian akan digelar setiap hari Jumat,” katanya. Sebelumnya pengajian rutin di lingkungan Sekretariat KIP Kota lhokseumawe digelar dua kali dalam sebulan. Sementara selama bulan Ramadhan ditingkatkan menjadi empat kali dalam sebulan. Salah satu hal penting yang disampaikan Teungku Mukhtar dalam pengajian kali ini adalah tentang masih banyaknya umat muslim yang gagal memaknai hakikat berpuasa. “Esensi berpuasa adalah mengekang hawa nafsu. Namun saat ini masih banyak orang yang belum mampu melakukan itu,” katanya. Sepanjang hari, katanya, kita menahan diri dari rasa haus dan lapar. “Namun ap ayang terjadi saat berbuka? Kita seakan balas dendam sampai-sampai perut kita penuh sesak dan tak lagi kuat untuk bangkit melaksanakan shalat Maghrib. Bukan seperti ini yang rasul ajarkan,” katanya

Pengajian Rutin KIP Bahas Kiat Memaksimalkan Nilai Ibadah Puasa

Pengajian rutin yang digelar di ruang pertemuan Kantor KIP Kota Lhokseumawe, Jumat, 9 April 2021 kemarin membahas tentang memaksimalkan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Tema ini dipilih sebagai upaya memberikan pemahaman kepada seluruh peserta pengajian, karena dalam hitungan hari akan mulai dilaksanakan ibadah puasa. “Pada pengajian kali ini kita minta guru kita untuk membahas tentang bagaimana kiat-kiat memaksimalkan nilai ibadah puasa, agar puasa kita pada tahun ini lebih baik dari puasa pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Zainal Bakri, Komisioner KIP Kota Lhokseumawe saat membuka pengajian tersebut. Pengajian turin ini merupakan lanjutan dari pengajian pada hari Jumat dua pekan sebelumnya. Pengajian dilakukan dua kali dalam satu bulan dan diikuti oleh semua staf Sekretariat KIP Kota Lhokseumawe. Direncanakan selama bulan Ramadhan nanti, pengajian akan digelar setiap hari Jumat. Seperti biasa, pengajian ini disampaikan oleh Teungku Mukhtar.

Mutakhirkan DPB, KIP Kembali ‘Jemput Bola’ ke Sekolah-sekolah

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, hari ini Rabu (7/4/2021) kembali berkunjung ke sekolah-sekolah untuk mendapatkan data pemilih pemula. Aksi jemput bola seperti ini juga pernah dilakukan sebelumnya dengan mendatangi sekolah menengah atas dan kejuruan serta sejumlah pesantren dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini melibatkan seluruh komisioner dan staf sekretariat KIP Kota Lhokseumawe. “Untuk mempercepat pengumpulan data pemilih baru ini, khususnya mereka yang baru berumur 17 tahun, semua komisoner dan staf kami libatkan. Sama persis seperti yang kami lakukan di tahun sebelumnya,” kata Ketua KIP Kota Lhokseumawe, Mohd. Tasar, BA, MA. Tasar menambahkan, pemutakhiran data pemilih tidak hanya dilakukan saat memasuki tahapan pemilu, namun juga di saat seperti ini. “Sesuai perintah undang-undang, kami tetap wajib memelihara dan memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan. Untuk itu kami harus pro aktif turun ke lapangan untuk menjemput bola,” katanya. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Zainal Bakri, S.Sos., M.Kom.I menambahkan, kunjungan ke sekolah-sekolah kali ini dibagi dalam lima tim. “Masing-masing tim ini diketuai oleh satu komisioner. Hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai penyelenggara. Jadi semua kami terlibat,” uajrnya. Pada 1 April lalu, Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) terakhir yang telah diplenokan oleh KIP Kota Lhokseumawe, menujukkan jumlah pemilih yang sudah terdata sebanyak 131.032 terdiri dari pemilih laki-laki 63.954 dan perempuan 67.078. jumlah ini meningkat dari DPT terakhir Pemilu 2019 yang berjumlah 130.104. “Data siswa kelas tiga dari SMA dan SMK yang kami dapatkan ini tetap akan dikirim ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Lhokseumawe untuk diverifikasi. Setelah itu baru kami masukkan dalam tabulasi dan diplenokan pada periode DPB bulan depan,” jelas Zainal Bakri. Sebelumnya dalam memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan, KIP juga berkoordinasi dengan Dinas Capil, Polres, Kodim dan Pengadilan Negeri. “Kami terus berupaya untuk bisa mendapatkan data secara maksimal. Dalam hal ini kami juga melibatkan teman-teman Panwaslih,” pungkasnya.

KIP Berkoordinasi dengan PN Lhokseumawe

Salah satu lembaga yang diminta untuk dilakukan koordinasi dalam hal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) adalah pengadilan negeri. Dalam SE 132 yang dikeluarkan KPU, koordinasi dengan pengadilan negeri setempat dimaksudkan untuk mendapatkan data terpidana yang sudah dicabut hak politiknya. Untuk memenuhi maksud tersebut, KIP berkunjung ke Kantor Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Rabu (7/4/2021). Rombongan dipimpin Ketua KIP, Mohd. Tasar, BA.MA dan mengikutsertakan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Zainal Bakri, S.Sos., M.Kom.I, dan Kepala Sekretariat KIP, T Joan Virgianshah, S.STP., MSP. Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Bakhtiar, SH., MH mengaku siap membantu untuk memberikan data yang dibutuhkan KIP. “Kami akan membalas surat dari KIP nantinya, jika dari data yang kami miliki terdapat seperti itu,” katanya. Namun sejauh yang ia ketahui, katanya, belum ada warga Kota Lhokseumawe yang diputuskan hukumannya sampai dengan pencabutan hak politiknya. Karena kata dia, PN Lhokseumawe hanya menyidangkan kasus tindak pidana umum.