Berita Terkini

Besok, KIP Tetapkan Anggota Dewan Terpilih

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe, Senin (1/7/2019) menggelar rapat internal guna membahas jadwal rapat pleno untuk penetapan 25 anggota DPRK Lhokseumawe yang terpilih dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 lalu. Rapat yang dihadiri seluruh anggota komisioner KIP Lhokseumawe tersebut memutuskan bahwa rapat pleno untuk penetapan 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2023 akan dilangsungkan Rabu (3/7/2019

KIP Bahas Lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS)

KIP Kota Lhokseumawe, gelar pertemuan terbatas dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk membahas lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 68 gampong dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Kamis, 15 Maret 2019. Pertemuan terbatas ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Teknis KIP Kota Lhokseumawe, T Marbawi, ST. Selain itu juga dihadiri oleh Koordinator Divisi Perencanaan, Data & Informasi, Zainal Bakri, S.Sos., M.Kom.I serta Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Mulyadi, SH. T Marbawi meminta kepada para PPK untuk melaporkan perkembangan terakhir hasil monitoring ke gampong-gampong, terkait lokasi TPS. “Dari hasil laporan PPK, kita putuskan untuk melakukan supervisi ke beberapa gampong yang memiliki catatan khusus dalam penentuan TPS,” katanya. Supervisi ini dikatakan akan dilakukan pada hari Senin, 18 Maret 2019. “Selain itu, kita juga ingin memastikan bahwa lokasi TPS yang sudah disepakati itu benar-benar memenuhi aspek yang ditentukan KPU,” katanya. Koordinator Divisi Perencanaan, Data & Informasi, Zainal Bakri, juga meminta para PPK untuk segera melengkapi data lokasi TPS sesuai Surat KPU Nomor 406, tanggal 13 Maret 2019 tentang Penginputan Data TPS. KPU meminta agar KPU/KIP Provinsi dan Kabupaten Kota untuk melaporkan alamat dan TPS sesuai koordinat selambat-lambatnya tanggal 31 Maret 2019. “Agar data yang dimasukkan ke sistem itu benar-benar valid, maka PPS harus berada di lokasi saat melakukan pencataan koordinat TPS. Karena beda beberapa meter saja, angka koordinat yang muncul di perangkat akan jauh berbeda,” katanya.

Sosialisasi Pemilu 2019 untuk Pemilih Perempuan

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe mensosialisasikan tahapan Pemilu 2019 dan pendidikan politik kepada para pemilih perempuan. KIP mengundang sejumlah perwakilan organisasi perempuan yang ada di Kota Lhokseumawe. "Yang hadir ini dari berbagai organisasi perempuan, dengan harapan dapat menularkan semangat dan informasi kepemiluan kepada komunitasnya terdekat, sehingga partisipasi perempuan dalam Pemilu 2019 meningkat," kata Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, KIP Kota Lhokseumawe, Muchtar Yusuf di Hotel Diana Selasa (11/3/2019). Ia juga mengajak peserta agar tidak menghilangkan hak pilihnya, karena hak pilih pada pemilu ini untuk menentukan masa depan daerah dan masa depan negara kita. “Oleh karena itu pilihlah sesuai dengan hati nurani kita masing-masing,” katanya. Perwakilan organisasi perempuan yang diundang dalam sosialisasi itu di antaranya; Bhayangkari Polres Lhokseumawe, Persit Kartika Candra Kirana 0103/AU, Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan PKK dari 68 desa se-Kota Lhokseumawe. Pada hari yang sama, KIP juga menggelar sosialisasi serupa untuk pengurus bada eksekutif mahasiswa (BEM), LSM dan organisasi kemahasiswaan lainnya. Komisioner yang membidangi Divisi Keuangan dan Logistik, Mulyadi, mengatakan, mahasiswa juga menjadi perantara untuk mengajak mahasiswa lainnya di kampus maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing untuk ikut terlibat didalam sosialisasi menghimpun partisipasi masyarakat. Sehingga proses pemilu tahun 2019 mendatang bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya. Untuk dua sesi sosialisasi ini, KIP Kota Lhokseumawe menghadirkan dua nara sumber yang memberikan materi terkait Pemilu Serentak Tahun 2019, yaitu Dosen Universitas Malikussaleh Lhokseumawe Murniati, S.Sos, M.P., dan Dr. Maryudi, SE, M.M.

KIP Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Pemilu ke Kaum Marjinal

Lhokseumawe: Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe mensosialisasikan Pemilihan Umum (Pemilu) kepada kaum marjinal di TPA Alue Lim, Lhokseumawe, Aceh, Senin, 4 Maret 2019. Sosialisasi Pemilu kaum marjinal (terpinggirkan) yang masuk DPT di Aceh itu untuk mengenalkan tata cara pemberian suara melalui pencoblosan dan menggunakan hak pilihnya (tidak golput) pada Pileg dan Pilpres 17 April mendatang. 

Proses Sortir dan Lipat Surat Suara Libatkan 125 Warga

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe tengah menyortir dan melipat surat suara untuk Pemilu 2019. Penyortiran dan pelipatan sudah dilakukan sejak Sabtu, 2 Maret 2019 di dalam Kantor KIP Kota Lhokseumawe. Saat ini KIP Kota Lhokseumawe sudah menerima lima jenis surat suara, yakni surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, surat suara untuk pemilihan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Untuk proses sortir dan lipat 667.537 surat suara ini melibatkan 125 orang. KIP Kota Lhokseumawe melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan yang tersebar dari sejumlah gampong dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Mereka masing-masing mendapat upah Rp 80 untuk setiap surat suara yang dilipat. Kegiatan ini dimulai dari pukul 08.00 Wib hingga pukul 17.00 Wib. Proses penyortiran dan pelipatan surat suara didijaga ketat oleh aparat kepolisian. Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Lhokseumawe sebanyak 130.104 dan tercatat ada 477 tempat pemungutan suara (TPS). Pendistribusian akan dilakukan ke TPS-TPS menjelang hari pemungutan suara. (admin)